Hoaks Dakwah & Radikalisme Menggila

Indonesia peringkat 3 global ekonomi syariah SGIE 2025 dengan aset Rp9.529T, tapi literasi rendah dan pangsa pasar 25% picu krisis inklusi UMKM serta hoaks dakwah digital yang terpapar 57% netizen mingguan. Radikalisme sekolah/mahasiswa 58% intoleran akibat kurikulum PAI lemah moderasi, tinggalkan peluang dakwah etis era digital. STAI Al-Azhar Pekanbaru jawab triple krisis ini lewat PAI anti-radikal, HES inklusif, dan KPI dakwah digital.​

Triple Krisis Ekonomi Syariah & Dakwah

Ekonomi syariah tumbuh 15,8% tapi tantang literasi, regulasi pecah, dan sertifikasi halal rumit—UMKM syariah minim akses fintech dan zakat digital. Dakwah digital banjiri hoaks agama, 81% internet user rentan konflik; radikalisme via sekolah efektif indoktrinasi eksklusivisme. Reformasi PAI/HES/KPI krusial cegah intoleransi dan dorong etika bisnis Islam.​

Solusi Integratif STAI Al-Azhar

STAI Al-Azhar Pekanbaru integrasikan PAI bentuk pendidik moderat, HES kuasai keuangan syariah modern, KPI asah dakwah kreatif lawan hoaks—fleksibel reguler/blended/online. Dosen teladan, metode interaktif, dan sertifikasi resmi siapkan lulusan kontribusi ekonomi halal dan dakwah menyejukkan.​

ProgramSolusi Krisis Aktual
PAICegah radikalisme 58% via moderasi ​
HESDorong inklusi UMKM syariah literasi rendah ​
KPIDakwah digital anti-hoaks 57% paparan ​

Testimoni Ahmad Zaki (KPI) dan Siti Rahma (PAI) bukti transformasi ilmu-akhlak. Bergabunglah di STAI Al-Azhar Pekanbaru—bangun keilmuan Islami jawab krisis 2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *